Batas.

Tak Berkategori

Konsep Batas

Pernah ngerasa atau di posisi kalau diri lo itu “kayaknya gak bisa nih gini terus”? Pernah gak?  Gimana rasanya? Enak? Gue rasa dan sepakat bahwa segala sesuatu yang udah “kelewat batas kesabaran” rasanya enggak enak. Yagak sih? Atau cuma asumsi subjektif gue aja?

Gue pernah denger ucapan “Hal yang udah kelewat batas, kurang baik, sebaik-baiknya bukan melawan batas yang harus dijalani”.. Gimana menurut lo?

Entah pandangan gue ini salah atau gimana, yang jelas gue pernah merasakan di posisi itu, untuk ngelawan batas gue, untuk ngelawan yang gue rasa “ini kayaknya gakbisa kalo gini terus”.

Terus, kuncinya apa?

Mungkin cara terbaik, “melangkah” untuk gak coba melawan batas itu. Kenapa? Iya, batas yang dimaksud disini “polemik tentang sebuah perasaan”.

Deep, but its okey, just share, make it fun karena inilah hidvp.

9325bd69315fe783943720daa676cf93f81c52fa

-Tysu

Iklan

Mantra, Jakarta Jakarta.

Tak Berkategori

#Tysukamusik kali ini tentang lagu yang sangat “pribadi” buat gue.

Jumat 14 September 2018, resmi rilis full album “Mantra-Mantra” dari penyanyi yang gue cukup ikuti dari jaman dia ikut Indonesian Idol. Sempat “hilang” beberapa tahun, lalu boom! muncul single “Terlalu lama sendiri”.Yap, Kunto Aji.

Singkat cerita, album ini sempat di buat teaser-nya dibeberapa platform digital musik dengan judul Overthinker, dari sekian banyak Teaser, Track 4 langsung nyantol di kuping gue dengan kalimat lirik yang mutakhir, greget dan penasaran, apasih ini judulnya! Finally “Mantra-mantra” lahir dan jadi album Indonesia yang saat ini menurut gue hadir dengan paket lengkap, “Penuh arti yang mewakili banyak perasaan”. Setuju?

Dia adalah “Jakarta-Jakarta” jadi single paling klimaks menurut gue, kenapa? penggalan lirik, arransment, jadi obat penyemangat, lagu ini juga jadi “pribadi” banget buat gue, mewakili ambisi gue, tentang kegelisahan perasaan yang gue jalani selama ini, mungkin juga sama dengan kalian sebagai perantau Ibu Kota untuk menjalani kehidupan, berhadapan dengan keras-nya dan gimana berjuangnya mencari rejeki.

Semua penggalan lirik Jakarta Jakarta gue sangat suka, apalagi part ini,

“Jangan salahkan barisan panjang di pusat kota,
Kita bergegas mengejar mimpi-mimpi yang sama”

Selain lagu-lagu di album Mantra-mantra ini, cover Artwork yang ahhhhhhh, sadis! keren banget. Karya dari seniman Indonesia muda dan berbakat yang sekarang namanya ber-seliweran dimana-mana, yap, dalangnya dari Artwork yang super sadis kerennya ini adalah Naufalabshar. Goodjob, Man!

mantra

Sukses, Mas Aji! Terimakasih Jakarta Jakarta yang lahir dari sebuah Mantra – Mantra.

-Tysu.

Mari Bahagia.

Tak Berkategori

Konsep pikiran sehat jadi hidup “Sehat”.

Kalo liat jaman sekarang, kayaknya makin banyak orang “Stress” gara-gara banyak faktor. Ekonomi, Kerjaan, Cinta 3 kasus ini penyebab terbanyaknya kasus stress bahkan sampai bunuh diri.

Tahun 2016 menurut data WHO  Indonesia peringkat ke114 negara di dunia yang sering bunuh diri, pertanyaannya, kenapa sih orang bisa stress terus bunuh diri? Terus apa dong kuncinya?

Gue bukan sikolog, gue juga bukan konsultan yang ahli di bidang ini, ini pendapat gue yang coba aplikasikan ke hidup. Kunci satu, “Fikiran Positif”. Itu aja? ya jelas engga, cuma itu jadi salah satu paling ampuh menurut gue, kenapa gitu? iya, akhir-akhir ini gue banyak banget nemu teman-teman di lingkungan yang gue temuin, banyak yang strees, tertekan, bingung, oleh situasi, bingung ngendaliin, karena isinya cuma fikiran jelek, fikiran negatif, yang jadi strees, dan merasa bahwa “ini akhir dari hidup”..

Man, Semangat!

Coba deh, aplikasiin fikiran positif di hidup lo, rileks, tenang, lupain masalah, isi waktu lo dengan hal yang menurut lo asik, yang menurut lo “gue bisa bahagia, bisa tenang kalo gue itu ngelakuin hal ini”…

9325bd69315fe783943720daa676cf93f81c52fa

Hidup cuma sekali, mari bahagia.

-Tysu.

 

Tentang Pencapaian

Tak Berkategori

“Ah gila, keren banget, di umur lo sekarang lo udah punya ini, punya itu, mau dong gue juga”

“Ah dia mah punya harta sekarang juga karena bokap nyokapnya udah tajir!”

“Elo kenapa sih, udah kerja bertahun tahun tapi kayaknya masih gitu-gitu aja”

“Enak ya hidup lo, gak mesti capek-capek kerja banting tulang, apa-apa tinggal minta”

Well, ada gak dari lo yang suka denger kalimat yang gue sebutin diatas? Atau, malah ngalamin?

Gatau kenapa, gue pengen sedikit bahas tentang kalimat-kalimat diatas. Sadar gak sih kadang orang lain itu jauh lebih aware tentang pencapaian lo, tentang apa yang lo udah dapet, tentang apa yang udah lo perbuat, ya bisa itu berupa ocehan positif atau malah nyinyir. Bener gak?

Kadang juga kita sebagai “pelaku” justru gak sadar kalo ada atau malah banyak orang di sekeliling kita yang “liat” apa yang udah kita lakuin.

Salah gak? Enggak.

Boleh gak aware tentang pencapaian orang lain? Boleh aja. Bebas.

Tap….

Tapii…..

Kalo buat gue, terserah aja orang mau liatnya gimana, pemeran utamanya siapa? Ya kita, cuma elo! Lo ambil peran utama buat pencapaian lo sendiri, dan ukuran pencapain sukses tiap orang beda-beda. Fluktuatif . Gak ada ukurannya.

Jadi, lakukan apa yang harus lo lakukan, semua berproses, semua “ada” waktunya. Time no limitless.

– Tysu

MELEBUR JADI SATU, SUSAH SINYAL. 

Tak Berkategori

Susah Sinyal. 

Sebelum bahas tentang film ini, izinkan gue mengucapkan “Jenius” untuk otak dibalik semua pembungkusan Susah Sinyal yang epik. Mulai dari script, alur cerita, scoring yang pas, ditambah visual Sumba yang super gokil. Gak berlebihan, Ernest Prakasa gue kagum, koh!

Secara teknis pembuatan film, gue kurang mengerti, gue juga bukan kritikus film yang dapat dipercaya ke hakiki-an nya. Ini hanya pendapat gue pribadi secara penikmat film.

Oke, kita mulai.

Karya film Ernest gue mulai nonton dari Ngenest. Satu kata, Asik. Lalu keluar Cek Toko Sebelah, hmm film ini yang bikin gue bisa ketawa-haru-sedih-ketawa lagi.

Lalu, akhir tahun 2017 ini muncul Susah Sinyal, entah kenapa dari sisi judul, Ernest selalu mengemas sangat “nyentrik” di semua filmnya entah mungkin dengan segala pertimbangan, ada daya jual yang berbeda juga, unik, bikin orang penasaran juga dan itu magnet nya.

Susah Sinyal dikemas sangat rapih, epik dan penuh pembelajaran, kenapa?
Ernest selalu jago buat para penontonnya ketawa, haru, sedih. Menurut gue inilah magnet nya film yang beliau buat, dan ini jadi paripurna yang asik.

Coba bayangin, mood lo bisa sangat dibawa ke hal yang lucu dan lo ketawa kenceng, tapi jeda beberapa scene lo bisa turun air mata, gak lama jeda beberapa scene mood lo naik jadi ketawa lagi. Ah!

Selain itu, Susah Sinyal manjakan penonton dari suguhan visual Sumba yang luar biasa kerennya, ini juga magnet di film ini, kenapa? Ya, jelas, mungkin belum banyak yang tau Sumba itu dimana, ini bisa jadi promosi buat para penonton liburan kesana.

Masih ngebet banget selalu jalan keluar negeri? Gausah nengok kesana dulu, Indonesia sangat banyak tempat yang HARUS lo kunjungi, salah satunya ya ini, Sumba. 

             (Sumber gambar : IDN Times) 

Selain dari keasikan parodi, sedih dan visual yang asik, film ini menurut gue kena akan unsur pembelajaran nya untuk kaum orang tua yang “sibuk” akan kejar harta tanpa luangkan waktu buat anak mereka sendiri.

Ya, film ini mengajarkan betapa lebih berharga nya sebuah waktu untuk anak, dari pada hanya terus terus mencari kepuasan harta. Buat yang kurang lebih ngerasain jadi anak yang susahnya quality time bareng orang tua, film ini sangat sangat mewakilkan. Yakin.

Uang kapan saja bisa kita kejar, tapi waktu, apabisa berputar balik? 

Anyway, buat yang belum nonton, kalian harus nonton, buat yang udah nonton gue rasa hampir sama dengan gue, akan selalu nunggu karya film Ernest dengan sentuhan khas nya.
Gak heran, 9 hari film ini udah tembus diatas 1 juta penonton, ah gila! 

Terimakasih, Koh. Lo Jenius. 

Daging Sapi Buatan? 

Tak Berkategori

Yang doyan sapi siapa?

Tunjuk tangan!

Gue salah satu penggemar berat daging sapi, apalagi kalo udah di jadiin kikil ala masakan padang. Byaaaaaar banget dimulut. Belum lagi kalo makan baso sapi, haduh, gawat banget enaknya. 😦

Tapi, ternyata ada “bahaya” yang cukup bikin kita kuatir buat iklim bumi, jadi gini, buat yang belum tau Sapi itu hewan pemamah biak dan enggak cuma punya satu lambung, melainkan sebuah sistem pra-pencernaan dengan lambung belakang, rumen dll. Pengolahan makanan secara mikrobiologis terjadi dalam rumen. Bakteri dalam rumen, menghasilkan berbagai jenis produk seperti misalnya methana. Nah ini, salah satu letak permasalahannya.

Methana.

Buat yang belum tau, Satu kilogram Methan bahayanya buat iklim berlipat ganda ketimbang gas CO2 (pemanasan global).

Terus, gimana dong kalau yang doyan makan daging sapi, tapi ternyata se bahaya ini buat iklim dunia?

Fyi, sebuah perusahaan bernama Impossible Foods, (sudah) produksi daging sapi tanpa ada sapi.

Eeeh gimana gimana???????

Iya, jadi manusia makan daging sapi rasa sapi asli tanpa ada sapi nya.

Nah kan, bingung kan?

Ini cukup gila.

 

Kopi dan Inspirasi

Tak Berkategori

Kopi dan Inspirasi.

Bagi sebagian orang,  kopi itu bikin gak sehat, gak baik buat badan, blablabla.

Tapi, bagi sebagian orang lagi, kopi udah jadi bagian dari hidup.

Cari rejeki dari kopi.
Dapat teman dari ngopi-ngopi.
Pun, dapat inspirasi dari kopi.

Buat lo, kopi itu jadian bagian yang mana? Jadi bagian dari diri atau malah ternyata lo antipati terhadap kopi?

Semua bebas memilih.

Yang jelas, buat gue, kopi menjadi bagian buat cari inspirasi. Setuju?